CANG PANAH
Haba Miftah H. Yusufpati
SBY dan Obama memenangkan pemilu dengan menawarkan perubahan. Gus Aris bilang, Obama yang pernah tinggal di Indonesia itu meniru isu kampanye yang diusul SBY “bersama kita bisa’ menjadi ‘yes, we can’. Selanjutnya, Obama juga mengusung perubahan, sama persis dengan SBY.
Nah, itu bisa-bisanya Gus Aris, untuk mencari-cari persamaan isu kampanye SBY dan [...]
Arsip untuk ‘CANG PANAH’ Kategori
Elang
Diposkan dalam CANG PANAH, KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI, Label CANG PANAH, ELANG, PERUBAHAN pada November 18, 2008 | Leave a Comment »
Kampanye
Diposkan dalam CANG PANAH, KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI pada November 14, 2008 | Leave a Comment »
Haba Miftah H. Yusufpati
Para pendukung SBY memang benar-benar ‘menjual’ peristiwa dijadikannya Aulia Pohan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peristiwa ini benar-benar menjadi bahan kampanye yang efektif dari gang ke gang bahkan di forum majelis taklim sampai masjid-masjid, setidaknya di Jakarta dan Bekasi.
Tak terkeculi seorang khatib di sebuah masjid dekat rumah saya. Dengan bahasa [...]
Politisi
Diposkan dalam CANG PANAH, KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI pada November 14, 2008 | Leave a Comment »
CANG PANAH
Haba Miftah H. Yusufpati
Aulia Pohan, besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu akhirnya ditetapkan juga sebagai tersangka korupsi dalam kasus penjarahan duit Bank Indonesia (BI). Bejo, pria asal Pacitan berkomentar dengan matap: “SBY membaca hadist Nabi!”
Kami yang tengah ngopi sebuah restoran di Jl. Cik Ditiro, Jakarta, terperanjat. “Dia muslim…” kata saya.
“Ya. Besannya saja jadi [...]
Matematika
Diposkan dalam CANG PANAH, KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI pada November 14, 2008 | Leave a Comment »
Haba Miftah H. Yusufpati
Mestinya harga BBM turun, karena harga minyak dunia sudah turun tajam. Logikanya begitu. Karena saat pemerintah dulu menaikkan harga BBM alasannya harga minyak dunia naik. Kini sudah turun, mestinya, kan, turun lagi.
Begitu tema diskusi kami di warung kopi, sebelah kantor. Tapi pemerintah toh tak menurunkan harga BBM, kecuali Premiun Rp500/liter, itupun pada [...]
Syariat Islam
Diposkan dalam ACEH, CANG PANAH pada November 14, 2008 | 1 Komentar »
Haba Miftah H. Yusufpati
Saya tiba-tiba teringat Tengku Mansur. Sejak beliau menikahi ustadzah Hj. Irine Handono, dua tahu lalu, saya mulai jarang berjumpa beliau. Mungkin sibuk. Beliau tinggal di pusat kota Bekasi, hanya enam kilometer dari rumah saya. Hanya saja, saya sungkan bermain ke sana. Banyaklah alasannya.
Suatu ketika, beliau meyampaikan kegundahan pada saya tentang penerapan syariat [...]
REPUBLIK NUSANTARA
Diposkan dalam CANG PANAH pada Juli 31, 2008 | Leave a Comment »
Miftah H. Yusufpati
Agak tergelitik juga pikiran saya, ketika berdiskusi dengan aktor laga, Ray Sahetapy. Bagaimana tidak, budayawan ini tiba-tiba menyodorkan tema berat; menggungat nama Indonesia. “Negeri ini lebih tepat bernama Republik Nusantara ketimbang Republik Indonesia,” katanya dengan mimik serius.
Mengapa mantan suami Dewi Yul ini tiba-tiba agak gendeng seperti itu? Rupanya, seniman yang pingin nyebrang menjadi [...]
Tipu
Diposkan dalam CANG PANAH pada Juni 12, 2008 | Leave a Comment »
CANG PANAH
Haba Miftah H. Yusufpati
Kita ini memang gampang ditipu. Soal ini tak mengenal strata kelas. Dari kelas teri sampai kelas kakap, dari rakyat jelata sampai presiden. Tapi, yang pasti, selalu saja rakyat paling sering kena tipu.
Saat saya meninggalkan Tanah Rencong, isu paling berkecamuk adalah isu handphone merah, yang konon sinyal pengiriman santet. Orang ramai-rame melahap [...]
Julukan
Diposkan dalam CANG PANAH pada Juni 12, 2008 | Leave a Comment »
CANG PANAH
Haba Miftah H. Yusufpati
Kebanyakan orang tetap saja tersinggung bila kenyataan pada fisiknya yang dianggap kurang, dieksploitasi dengan cara dilekatkan pada namanya, sebagai julukan. Dulu, lantaran banyak orang sulit menyebut nama saya, maka sering diplesetkan menjadi Michel. Nama itu dipopulerkan oleh Yusuf Hamka, tokoh muslim Tionghoa, yang menurut saya memang rada iseng. Sejak itu, teman-teman [...]
Batik
Diposkan dalam CANG PANAH pada April 26, 2008 | Leave a Comment »
CANG PANAH
Haba Miftah H. Yusufpati
Hari itu, istri dana anak-anak pulang dari department store. Biasa, shopping sekalian rekreasi. Dugaanku, dia bakal membawa oleh-oleh. Benar saja. Selain donald, istriku membelikan baju batik.
“Weleh, batik lagi.”
Tentu saja, itu kata bathin saya. Tak enak rasanya, bilang terus terang kalau saya kurang sreg dengan oleh-olehnya itu. Maka dengan wajah sumringah (dibuat-buat) [...]
Berteriak
Diposkan dalam CANG PANAH pada April 26, 2008 | Leave a Comment »
CANG PANAH
Haba Miftah H. Yusufpati
Bosan rasanya, setiap hari mendengar ada demo. Orang berteriak. Mengumpat dan memaki. Membaca koran tentang demo saban hari, telinga rasanya pengeng. Persoalan tetap itu-itu saja.
Bang Zul memang bukan korban tsunami, paling tidak rumahnya tidak sampai hancur, sehingga wajar ia mulai gemas dengan demo berhari-hari tanpa henti. “Wajah Aceh, belakangan ini seperti [...]