Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘KARYA MIFTAH H. YUSUFPATI’ Kategori

BUMI makin panas saja. Kemarau tahun depan bakal dahsyat seiring dengan datangnya El Nino. Pemerintah telah menyiapkan dana Rp1 triliun khusus untuk menjaga cadangan pangan. Soal El Nino ternyata bukan soal masalah pangan saja. Sektor perkebunan dan kehutanan juga bakal mengalami problem. Apa saja?
Kemarau tahun ini memang takkan sedahsyar 2010 nanti. Tapi para petani di [...]

Untuk mentranslate bahasa

Pembagian bantuan langsung tunai (BLT) menjadi masalah. Soalnya dibagi menjelang pemilu legislatif. Partai penguasa mendulang untung.
Ini terjadi di Gorontalo. Karena tidak memilih caleg dari salah satu parpol pada pemilu lalu, warga di tiga desa di Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, dicoret dari daftar penerima bantuan langsung tunai (BLT).
Jelas saja tindakan sewenang-wenang ini mengundang protes warga. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Ini adalah kali kedua, PT Carrefour Indonesia berurusan dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Kasus pertama, Carrfour dinyatakan bersalah dan harus membayar denda Rp1,5 miliar. Kini ancamannya lebih serius, denda sampai Rp25 miliar.
Tanggal 13 Mei 2009 akan terasa kramat bagi PT Carrefour Indonesia. Pasalnya, perusahaan ini harus berbenah, mengubah pola-pola monopoli seperti yang dituduhkan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Carrefour memang berada di persimpangan jalan. Setelah terjerat kasus monopoli, akankan perusahaan ritel terbesar kedua dunia ini bakal mengerem ekspansinya?
Sejak Januari lalu, papan nama Alfamart di Harapan Indah, Bekasi, sudah diturunkan dan berganti nama Carrefour. Hanya saja, warga di sekitar sana, bila akan berbelanja ke supermarket ini masih menyebut Alfamart. “Ke, Alfa yuk..!” begitu mereka [...]

Untuk mentranslate bahasa

Elang

CANG PANAH
Haba Miftah H. Yusufpati
SBY dan Obama memenangkan pemilu dengan menawarkan perubahan. Gus Aris bilang, Obama yang pernah tinggal di Indonesia itu meniru isu kampanye yang diusul SBY “bersama kita bisa’ menjadi ‘yes, we can’. Selanjutnya, Obama juga mengusung perubahan, sama persis dengan SBY.
Nah, itu bisa-bisanya Gus Aris, untuk mencari-cari persamaan isu kampanye SBY dan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Kampanye

Haba Miftah H. Yusufpati
Para pendukung SBY memang benar-benar ‘menjual’ peristiwa dijadikannya Aulia Pohan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peristiwa ini benar-benar menjadi bahan kampanye yang efektif dari gang ke gang bahkan di forum majelis taklim sampai masjid-masjid, setidaknya di Jakarta dan Bekasi.
Tak terkeculi seorang khatib di sebuah masjid dekat rumah saya. Dengan bahasa [...]

Untuk mentranslate bahasa

Politisi

CANG PANAH
Haba Miftah H. Yusufpati
Aulia Pohan, besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu akhirnya ditetapkan juga sebagai tersangka korupsi dalam kasus penjarahan duit Bank Indonesia (BI). Bejo, pria asal Pacitan berkomentar dengan matap: “SBY membaca hadist Nabi!”
Kami yang tengah ngopi sebuah restoran di Jl. Cik Ditiro, Jakarta, terperanjat. “Dia muslim…” kata saya.
“Ya. Besannya saja jadi [...]

Untuk mentranslate bahasa

Matematika

Haba Miftah H. Yusufpati
Mestinya harga BBM turun, karena harga minyak dunia sudah turun tajam. Logikanya begitu. Karena saat pemerintah dulu menaikkan harga BBM alasannya harga minyak dunia naik. Kini sudah turun, mestinya, kan, turun lagi.
Begitu tema diskusi kami di warung kopi, sebelah kantor. Tapi pemerintah toh tak menurunkan harga BBM, kecuali Premiun Rp500/liter, itupun pada [...]

Untuk mentranslate bahasa

EDITORIAL 3 JUNI HARIAN ACEH
Menunaikan rukun Islam kelima, haji ke Mekkah, adalah sesuatu yang wajib bagi umat Islam yang mampu atau yang sudah cukup syarat. Hanya saja, di sebagian kita, haji juga seakan sudah menjadi simbol status sosial. Wajar saja, jika jumlah jamaah haji Aceh, juga Indonesia, dari tahun ke tahun meningkat belakangan ini. Bahkan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Aksi panggung anggota grup band papan atas negeri ini, Nidji, Peterpan, dan Marvel, nyaris tak jadi digelar di Lhokseumawe. Pasalnya, ribuan santri mendatangi tempat pagelaran tersebut, menentang dan meminta pertunjukan seperti iti dihentikan, karena dianggap melanggaran Syariat Islam.
Seribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Aceh Utara, Bireuen dan Kabupaten di Aceh lainnya memblokade pintu masuk [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »