Tanggal 30 Jan 2008
Sumber Harian Terbit

Harian Terbit,

PANGKALPINANG – Menurut pengusaha Heryanto Junaidi, pada zaman Soeharto berkuasa semua sektor ekonomi berjalan dengan baik, karena kepiawaian Bapak Pembangunan itu mengelola negeri ini di bidang ekonomi.

“Memang pada masa itu ada korupsi, tetapi korupsi zaman sekarang jauh lebih hebat dibanding masa Soeharto berkuasa. Dulu tidak ada pemerasan terhadap rakyat, tetapi sekarang rakyat terus diperas oknum tak bertanggung jawab,” ujarnya di Pangkalpinang, kemarin.

Pada masa Soeharto tidak ada istilah gejolak ekonomi yang memicu spekulasi-spekulasi harga yang memberatkan rakyat. Semua masalah ekonomi bisa diantisipasi dan diatasinya dengan baik.

Pak Harto sangat cerdas dan jenius mengelola negeri ini sehingga rakyat hidup sejahtera, terpenuhi sandang pangan dan papannya. Saat itu BBM dan sembako murah karena beliau tegas terhadap bawahannya bila terkait dengan kepentingan rakyat.

Kebijakan pemerintahannya berorientasi kepada rakyatnya, karena itu segala masalah terkait kehidupan rakyat banyak selalu bisa diatasinya seperti masalah harga BBM tetap stabil demikian juga sembako dan papan.

Setelah Soeharto lengser, kebijakan pemerintah selalu memberatkan rakyat seperti kenaikan harga BBM, sembako dan pajak. Rakyat selalu merasa sangat dibebani, sehingga rakyat selalu hidup dalam kesusahan.

Harga sembako dan bahan bangunan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup rakyat selalu mengalami kenaikan hingga melebihi 100, sehingga rakyat kini tidak bisa berkutik meski ha-nya sekedar hidup minimum.

“Pemain-pemain atau spekulan tidak mampu dikendalikan pemerintah, sehingga rakyat menjadi korban spekulan, karena pemerintah tidak mampu mengatasi permainan spekulan,” ujarnya.

Selain itu, pengusaha Bangka keturunan Tionghoa itu menilai dulu tidak ada demo-demo seperti sekarang, sehingga investor mau datang berinvestasi membangun negeri ini di bidang ekonomi yang menjadikan Indonesia salah satu negeri yang sangat disegani di Asia.

“Banyak jasa Soeharto kepada rakyatnya, sehingga sangat wajar Pak Harto dihormati dan dicintai rakyatnya meski ia kini telah tiada,” demikian Heryanto Junaidi. (ant/ntv)