Tanggal 26 Jan 2008
Sumber Harian Terbit

Harian Terbit,

JAKARTA – Fraksi PDIP DPR meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir pada interpelasi BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia), dan tidak diwakilkan.

“Kalau diwakilkan FPDIP mengkhawatirkan kasus BLBI tidak akan tuntas, karenanya diperlukan political will presiden di depan DPR,” kata Tjahyo menjawab Harian Terbit di Jakarta, kemarin.

Tjahyo mengatakan, FPDIP mendukung interpelasi BLBI agar pemerintahan SBY memberikan komitmen kepada DPR untuk pro aktif menindak dan menyelesaikan obligor BLBI yang tidak kooperatif untuk di proses sesuai hukum. “Bagi obligor yang sudah kooperatif tidak masalah,” paparnya.

Menurut dia, FPDIP akan menanyakan kepada pemimpin negara keseriusannya menuntaskan BLBI. “Kasus BLBI terus diusut. Yang tidak kooperatif segera sita asetnya,” ujarnya.(pnb)