“Ketentuan hukum Islam dalam hal ini adalah pemberian ampun kepadanya, dalam arti ia menyerahkan jumlah uang tertentu kepada sebuah komisi lima orang yang akan menetapkan jumlah yang harus dibayarkan oleh mantan presiden Soeharto kepada rakyat untuk mengatasi krisis pangan dan investasi kembali dalam kegiatan ekonomi bangsa kita,” demikian penjelasan Gus Dur tentang usulannya itu kepada sejumlah wartawan (Kompas, 4/8/1999).