CANG PANAH

“Kok, masih ribut soal pengadilan HAM dan KKR?”
“Maunya?”
“Sudahlah. Kita, kan, sudah tenang.”
“Ini, kan, menyangkut sejarah dan keadilan. Nggak bisa begitu!”
“Biarlah, Tuhan yang mengurus..”
Ben Anderson, Indonesianis terkenal berbangsa Amerika, mengutip pepatah kuno; mesin giling Tuhan bekerja lamban tetapi hasil gilingannya halus sekali.
Makna dari peribahasa ini ialah, akhirnya beras-kebenaran akan dipisahkan dari dedak-kerincuan dan kedustaan.
Di setiap bagian dunia ini, betapapun, — pada suatu hari kelak— dokumen-dokumen yang dalam waktu lama dirahasiakan, manuskrip dan memoir yang tersimpan dalam laci-laci terkunci, dan catatan-harian penuh abu di loténg para cucu, akhirnya akan dimasukkan ke mesin giling—Nya, dan isinya akan terbuka bagi generasi mendatang.
“Jadi menurutmu kita nggak perlu ngotot soal pengadilan HAM bagi para korban di masa konflik dulu?”
“Masalahnya, bukan itu. Kalau kita terlalu banyak bicara dianggap merusak MoU Helsinki. Bisa Gawat nanti!”
“Diam, kamu..!”
Ya…yayayaya