Gabriel Faure Lahir

12 Mei tahun 1845, Gabriel Faure, komposer ternama Perancis terlahir ke dunia. Dunia musik sudah digelutinya sejak ia masih remaja. Berkat bakat dan ketekunannya, Faure dengan cepat menjadi salah seorang master di dunia musik. Di antara karya terkenal Faure adalah komposisi musik berjudul “After a Dream”, “The Roses of Isfahan” dan “Moonlight”. Faure meninggal dunia pada tahun 1924.
Armenia dan Azerbaijan Melakukan Gencatan Senjata

12 Mei tahun 1994, Azerbaijan dan Armenia menyepakati gencatan senjata untuk mengakhiri perang di antara keduanya. Kedua negara yang baru saja merdeka dari Uni Sovyet itu terlibat perang sejak tahun 1992 mempersengketakan kawasan Karabakh. Ketika Sovyet bubar, warga Karabakh sebenarnya menyatakan diri sebagai kawasan merdeka. Akan tetapi, secara resmi, kawasan seluas 4.400 km² itu masuk sebagai bagian dari Azerbaijan. Sebagian warga Karabakh yang beragama Kristen ternyata menginginkan lepas dari Azerbaijan yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Tahun 1992, tentara Armenia menyerbu kawasan perbatasan Azerbaijan dengan dalih untuk membantu warga Karabakh yang ingin merdeka. Akibat serbuan tersebut, sekitar 20 % kawasan Azerbaijan jatuh ke tangan tentara Armenia. Kemudian, pada tahun 1994, sebuah organisasi bernama Minsk yang diutus oleh PBB berhasil menjadi mediator persengketaan itu hingga akhirnya kedua negara itu menyepakati gencatan senjata.

Kabilah Bani Nadhir Diperangi kaum Muslimin

22 Rabiul Awwal tahun keempat hijriah, kaum muslimin memerangi Bani Nadhir yang beragama Yahudi akibat aksi makar yang dilakukan kabilah tersebut untuk membunuh Rasulullah SAWW. Bani Nadhir adalah satu dari tiga kabilah Yahudi yang diam di sekitar kota Madinah. Ketika Rasulullah datang ke Madinah, ketiga kabilah itu menjalin traktat perjanjian dengan kaum muslimin, yang di antaranya berisikan kesediaan kabilah-kabilah Yahudi untuk tidak melakukan tindakan serangan terhadap kaum muslimin. Setelah Bani Nadhir terbukti melakukan upaya untuk membunuh Nabi, beliau memerintahkan Bani Nadhir agar meninggalkan kota Madinah. Akan tetapi, Bani Nadhir yang mendapatkan janji dukungan dari sejumlah orang munafik di Madinah, secara terang-terangan menolak perintah Rasulullah itu. Akibatnya, Rasulullah memerintahkan pasukan muslimin untuk mengepung benteng pertahanan Bani Nadhir hingga mereka akhirnya terpaksa menyerah dan angkat kaki dari kawasan itu.