Lhoksukon | Harian Aceh
Seorang Nenek Rakiah,90, warga Desa Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, tewas dibunuh dengan cara yang sangat sadis, lehernya digorok nyaris putus, oleh Muradi,28, warga Desa Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (8/5) pukul 11.30 WIB.
Menurut keterangan, Fatimah, 50,anak korban, warga Desa Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis (8/5), pada saat kejadian dirinya sedang mencuci pakaian di belakang rumah, sedangkan Nenak Rakiah berada di dalam rumah sendirian dan sedang makan di dapur.
Fatimah terkejut ketika tiba-tiba terdengar suara jeritan orang dari dalam dapur rumahnya. Ia pun segera menuju pintu dapur. Sesampainya di pintu dapur, Fatimah shock melihat Muradi menduduki tubuh Rakiah yang tak berdaya.
Fatimah langsung mengambil kayu dan memukul Muradi dengan kayu itu. Terlambat, Muradi dengan sigap menggorok leher ibunya itu sehingga nyaris putus. Darah segar pun berceceran dilantai.
Fatimah langsung lari keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan Fatimah, Muradi langsung melarikan diri, sementara warga yang mendengar teriakan Fatimah, beramai-ramai mendatangi rumah korban, dan langsung mengejar pemuda itu.
Kapolres Persiapan Aceh Utara, AKBP Yosi Muhammartha, di dampingi Kasad Rekrim, Ipda Samsuddin, membenarkan kejadian tersebut, sejak berita ini diturunkan pelaku sedang dalam pengejaran pihak Kepolisian Polres Persiapan Aceh Utara. Jadi belum diketahui motif pembunuhan itu. cfl