Archive for Juni, 2008

Phoenix Mars Lander Mengalami Masalah Konsleting

Wahana Phoenix Mars Lander sukses merentangkan lengan robotiknya dalam proses yang berlangsung dua hari. Namun, para ilmuwan NASA harus menghadapi masalah konsleting pada rangkaian listrik salah satu instrumen yang dibawa robot peneliti Mars tersebut.

Masalah terjadi pada TEGA (Thermal and Evolved Gas Analyzer), peralatan yang dipakai untuk menganalisis sampel es dan tanah yang akan digali dari permukaan Planet Mars. Konsleting diketahui pada bagian kalorimeter saat dilakukan tes sebelum alat ini dipakai tiga hari lagi. TEGA terdiri dari sebuah kalorimeter yang akan mengukur seberapa besar panas yang dibutuhkan untuk melelehkan atau menguapkan sampel dan spektrometer massa yang akan mempelajari uap yang dihasilkannya. Meski demikian, konsleting tersebut diperkirakan tak menyebabkan dampak yang cukup berarti. Hal tersebut disampaikan William Boyton, dari Laboratorium Bulan dan Planet-planet Universitas Arizona, yang bertanggung jawab dalam operasional peralatan tersebut. “Kami telah menyusun strategi untuk memahami kecenderungan tersebut dan kami telah mengidentifikasi penyebabnya,” ujarnya.

Ia mengatakan para ilmuwan telah melakukan tindakan untuk mengatasinya. Phoenix akan menjalankan misi penelitian selama tiga bulan di permukaan Mars. Hasilnya diharapkan dapat mengungkap apakah sampel material yang ditemukan mendukung kehidupan.

PHOENIX

Gambar ini disebarkan oleh NASA dan Laboratorium Jet Propulsion, menunjukkan pesawat pendarat Phoenix di daratan Mars dan menggali saluran di lapisan permukaan. Lapisan es kutub tampak di bagian belakang. Pesawat berkaki tiga milik NASA ini mendarat di Mars, Minggu (25/5). Pendaratan ini diharapkan sebagai pendaratan pertama di kutub utara Mars untuk meneliti apakah lapisan permafrost (lapisan yang membeku permanen) dapat mendukung kehidupan primitif di atasnya.

Phoenix Berhasil Bawa Contoh Tanah Mars

Setelah berhari-hari berjuang dengan tanah Mars yang kotor lagi lengket, Phoenix Mars Lander secara tak terduga telah berhasil membawa contoh pertama tanah Marsnya ke laboratorium di satelit itu untuk dianalisis.
Terobosan tersebut terjadi setelah Mars Lander melewati hari-hari melakukan pengamatan melalui Thermal Evolved Gas Annlyzer (TEGA), yang berada di dalamnya, dengan harapan tanah bergumpal itu akan merekah dan masuk ke dalam oven di satelit tersebut. Para ilmuwan terperangah kegirangan ketika cara itu berhasil dalam percobaan ketujuh, dan tampaknya yang terakhir. Baca lebih lanjut…

AS Tunda Kirim F-16 ke Taiwan

Para pejabat senior AS menunda paket senjata seharga 11 miliar dolar dan pengiriman lusinan jet tempur F-16 untuk Taiwan, kemungkinan sampai Presiden George W. Bush melepaskan jabatannya, kata media AS, Kamis.
Pemerintah Bush harus mengirim sebuah pemberitahuan resmi kepada Kongres sebagai bagian dari proses untuk menyetujui penjualan senjata ke pemerintah-pemerintah asing, tetapi suratkabar The Washington Post yang mengutip sumber-sumber yang tidak disebut namanya mengatakan Menlu Condoleezza Rice dan Penasehat Keamanan Nasional Stephen Hadley telah membekukan transaksi itu. Baca lebih lanjut…

Intelijen Inggris Ceroboh

*Dokumen Rahasia tentang Al Qaeda dan Irak Tertinggal di KA

Para pejabat Inggris mengungkapkan kecemasan Rabu atas pelanggaran keamanan serius setelah dokumen-dokumen intelijen sangat rahasia mengenai jaringan teror Al-Qaeda dan penilaian terakhir situasi keamanan di Irak tertinggal di sebuah kereta-api.
Dokumen-dokumen itu milik seorang “pejabat intelijen sangat senior yang bekerja di Kantor Kabinet”, kata BBC. Dokumen itu ditemukan di dalam amplop berwarna oranye di sebuah kereta-api pengangkut pekerja yang meninggalkan Stasiun Waterloo London pada Selasa dan diserahkan kepada BBC oleh seorang penumpang.
Scotland Yard telah memulai penyelidikan atas apa yang disebut-sebut sebagai pelanggaran keamanan serius itu. Dokumen-dokumen tersebut, yang semuanya memiliki kode keamanan, tidak seharusnya dibawa keluar dari kantor pemerintah.
Paket dokumen itu, yang meski hanya tujuh halaman namun diklasifikasi sebagai “UK Top Secret”, berisikan penilaian terakhir intelijen pemerintah mengenai Al-Qaeda dan sebuah laporan topik tentang situasi militer di Irak. Baca lebih lanjut…

Suku Gayo Pilih Keluar dari ALA

*Bupati Aceh Utara Siap Terima Mereka

Nisam Antara | Harian Aceh
Gerakan tandingan terhadap tuntutan pemekaran Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) mulai menggeliat. Sekitar seratusan warga, mengaku wakil suku Gayo dari sejumlah desa, menyatakan memisahkan daerahnya dari Aceh Leuser Antara (ALA) dan memilih masuk Aceh Utara.
Ratusan orang perwakilan masyarakat di Desa Senie Antara dan Rikie Musara, Kecamatan Permata, tersebut menyampaikan sikapnya di depan Bupati Aceh Utara, Ilyas A Hamid, dalam dialog yang berlangsung di bekas kantor Camat di Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Kamis (12/6).
Juru bicara mereka, Eri Kirana MA, 48, menyatakan mengeluarkan kecamatan Permata dari Kabupaten Bener Meriah dan menghendaki bergabung dengan Aceh Utara karena pemerintah kabupaten kurang memperhatikan daerah ini. “Sejak tahun 1989 kami tak diperhatikan sama sekali, baik sarana jalan, pendidikan, kesehatan, hingga rumah Allah (Masjid). Kami atas nama suku Gayo, juga tak mau bercerai dari Aceh, sehingga memilih bergabung dengan Aceh Utara, “ ucapnya. Baca lebih lanjut…

Ayah dan Anak Temukan Bom di Seunudon

Seunudon | Harian Aceh
Seorang ayah dan anaknya yang masih pelajar SMP, warga Desa Merboe Puntong, Kecamatan Seunudon, Aceh Utara, menemukan bom saat sedang mengorek saluran air dekat rawa. Untungnya bom tidak meledak, dan temuan ini pun membuat masyarakat setempat geger.
Bom yang ditemukan Selasa (10/6), sekitar pukul 18.30 WIB, itu termasuk jenis low explosif (berdaya ledak rendah). Penemunya adalah Abdulah Mutaleb Saleh, 45, bersama anak ketiganya, Faudari, 18, pelajar SMP kelas III.
Bom tersebut ditemukan dekat rawa, saat Faudari sedang mengorek alur air dengan maksud menaikkan air ke kolam milik mereka yang berada persis dekat rawa tersebut. Baca lebih lanjut…